Daftar Blog Saya

Minggu, 01 Desember 2013

Analisis Naskah Laras 1



BAB I
1.1.          Latar Belakang
Dalam menempuh mata kuliah Penyutradaraan I, maka haruslah mempersiapkan nskah yang akan di mainkan. Persiapan naskah tersebut dimasukan dalam mata kuliah Analisis Drama I (panggung).   
Dari beberapa naskah yang penulis baca, ada 2 yang menarik, tapi setelah dipertimbangkan, maka penulis memilih naskah Laras (1). Ada beberapa alasan mengapa memilih naskah Laras (1), yang pertama dari segi cerita sangat menarik, kareena bisa dibilang ada dalam kehidupan sehari-hari atau bisa disebut Realis Konvensional. Alasan yang kedua adalah jika penulis nantinya mendapatkan aktor inti laki-laki ataupun perempuan, maka nilainya sama karena keseimbangan keaktoran antara laki-laki dan perempuan diperhitungkan di naskah ini, dan alasan yang terakhir adalah tentang artistic, disini sangat menarik, karena mempunyai tantangan, yaitu terdapat 2 rumah dan 1 pelataran.
Tentu nantinya akan sangat terlihat sekali dimana garis penyutradaraan dan keaktorannya. Karena sudah sanat jelas dimana tugas sutradara dan aktor. Utnutk itu penulis berharap agar sukses untuk bisa menganalisa terlebih dahulu pada naskah ini.

1.2.         Rumusan Batasan Masalah
1.2.1.      Rumusan Masalah
a.       Bagaimana analisa dari naskah Laras (1)?
b.      Bagaimana struktur dramatic dari naskah Laras (1)?
c.       Bagaimana Tekstur drama pada naskah Laras (1)?
d.      Dimana latar yang digunakan pada naskah Laras (1)
1.2.2.      Batasan Masalah
-          Obyek analisa
Yang menjadi obyek analisa disini adalah Naskah Laras (1) Karya Dukut W.N
-          Subyek analisa
Yang menjadi subyek analisa disini adalah mahasiswa Jurusan Sendratasik Konsentrasi Drama angkatan 2010


1.3.         Tujuan Dan Manfaat Analisis
1.3.1.      Tujuan
a.       Memenuhi tugas mata kuliah Analisis Drama I (panggung)
b.      Langkah awal dari Penyutradaraan I (Realis)
c.       Mengenal naskah yang akan dipertunjukkan
1.3.2.      Manfaat
a.     Mahasiswa bisa menganalisa naskah sebelum memainkan atau dijadikan sebuah pertunjukkan
b.    Mahasiswa dapat memperhitungkan bagaimana naskah tersebut nantinya.
c.    Mengetahui langkah awal sebagai sutradara

1.4.         Anggapan Dasar
Anggapan dasar  tentang naskah ini adalaah naskah komedi yang melibatkan 6 peran yang mempunyai karakter masing-masing dan itu kuat. Pada naskah Laras (1) ini, diceritakan tentang burung yang hidup di huruk pikuknya kehidupan rumah tangga.












BAB II
ANALISIS
2.1 Analisis
2.1.1. Definisi
            Analisis  adalah penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antar bagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan.  Bagaimana seseorang memilah data dan menjadikannya suatu tulisan yang valid.

2.1.2. Biografi
            Pengarang  naskah Laras (1) ini adalah Dukut W.N, alias Dukut Wahyu Nugroho. Lulusan SMPN 2 Karanganyar dan SMAN 1 Karanganyar, serta melanjutkan studinya di UNS Surakarta.  Sekarang bekerja di suatu perusahaan yang sedang berkembang, di UNION Industry Software.  Dukut W.N adalah aktor dan sutradara di Teater Ngilir Karanganyar Solo. Beliau juga aktif di Kelompok Bandul Nusantara Karanganyar Solo.  Naskah ini pertama dipentaskan di Teater Cangkir dan di sutradarai oleh Dukut W.N

2.1.3. Jenis (Aliran)
            Naskah ini adalah salah satu naskah komedi. Mengapa disebut komedi, karena pada naskah ini mempunyai drama humor tetapi di dalamnya ada sebuah tema yang penting. Tokoh atau wataknya masing-masing peran sangat kuat. Tapi menggunakan akhiran yang sedih tetapi menggelikan.

2.1.4 Nilai (Moral)
            Nilai moral dari naskah ini adalah bagaimana seseorang bermasyarakat dengan baik dan bagaimana memeperlakukan masyarakat dengan baik. Di Indonesia, masih banyak sekali ditemukan kesenjangan social, yang kaya yang menang dan yang miskin semakin tertindas. Yang lebih terlihat lagi di naskah ini adalah bagaimana menghormati rumah tangga atau dunia seseorang, dan bagaimana belajar untuk setia terhadap pasangan. bisa dibilang “Rumput tetangga memang terlihat lebih nikmat”




















2.2. Struktur Drama
2.2.1. Tema
            Tema dari naskah ini adalah social masyarakat. Bisa dilihat di kramagung bahwa yang diceritakan bagaimana bermasyarakat di dalam masyarakat.
2.2.2.  Penokohan
            Dalam memahami karakter atau perwatakan atau sering juga disebut penokohan, dapat menelusuri tiga aspek penting yang mendasarinya. Ketiga aspek tersebut juga menentukan bagi sutradara dalam melakukan proses casting. Dari naskah Laras (1) ini, ada 6 tokoh yang yang berperan dalam naskah.
1.      Riyadi
-          Sosiologis
Dari kalangan menengah kebawah, tukang bangunan
-          Psikologis
Sabar, nrimo dan tegas, suami yang setia, figure ayah yang baik, saying pada keluarga dan Laras
-          Fisiologis
Mempunyai tubuh tinggi besar, berumur 40 tahun., tinggi sekitar 175 cm, tidak terlalu ganteng, sudah banyak uban, berkulit sawo matang

2.      Sumi
-          Sosiologis
Dari kalangan menengah kebawah
-          Psikologis
Kurang sabar, cerewet, suka marah-marah, kurang nrimo, istri setia, masih polos, sayang pada keluarga, menghargai tetangga atau masyarakat
-          Fisiologis
Cantik, berumur 28 tahun, masih terlihat muda, berkulit putih, tinggi sekitar 155 cm



3.      Agus
-          Sosiologis
Keluarga kaya, pengusaha sukses, tokoh di masyarakat
-          Psikologis
Penakut istri, suka selingkuh, sayang pada keluarga, pandai merayu, pandai mencari alasan 
-          Fisiologis
Ganteng, wajah bersih, tinggi sekitar 170 cm

4.      Tiara
-          Sosiologis
Dari kalangan menengah ke atas
-          Psikologis
Cerewet, pemarah, suka menuntut, suka bergosip
-          Fisiologis
Berumur 29 tahun, bergaya parlente, bertubuh besar, bermake up menor, tinggi sekitar 160 cm

5.      Ayu
-          Sosiologis
Kalangan orang menengah ke atas
-          Psikologis
Suka bergosip,  cerewet, penakut
-          Fisiologis
Berumur 28 tahun, berpenampilan rapi, cantik, putih, bersih

6.      Ratna
-          Sosiologis
Kalangan orang menengah keatas
-          Psikologis
Cerewet, suka bergosip, penakut
-          Fisiologis
Berumur 28 tahun, berwajah manis, kulit sawo matang
2.2.3. Plot
            Naskah Laras (1) ini menggunakan plot Linier. Karena dari awal naskah hingga akhir atau ending saling berurutan. Dari adegan 1 hingga adegan 15, terus berkelanjutan.




















2.3. Tekstur Drama
2.3.1 Suasana
            Ricuhnya rumah tangga di dalam masyarakat. Ada juga keterkaitan rumah tangga satu dan yang lainnya akibat masalah yang dibuat satu pihak.
2.3.2. Spektakel
            Ketika Agus akan mendekati Sumi tiba-tiba Tiara datang, dan Agus berpura-pura akan membeli Laras. Dan ketika disebut bahwa Lara situ adalah burung peliharaan.
2.3.3. Dialog
Dialog yang menunjukkan watak dari per masing-masing tokoh adalah
Riyadi : saya bilang letakkan Laras sekarang juga. dan kamu Agus lepaskan tangan mu dari Sumi.
Sumi   : sekarang malah menghina burung suami saya. He bu jangan pernah merendahkan burung suami saya. Meskipun saya agak gelisama burung itu, tapi itu tetap burung suami saya. Dan saya harap ibu pergi dari sini ekarang juga.
AGUS : karena saya muak dengan istri saya pak. Minta ini minta itu dan sangat gila harta. Sampai-sampai kebutuhan seorang suami dilupakan. Yang dipikirkan hanya harta dan tidak ada yang lain.
TIARA           : terus jeng anggi pakai gelang bagus ekali pi. Dibelinya kemarin di took galaksi. Katanya jumlahnya terbatas lho pi. Kalau orang bilang si limied edition.

Dialog Konflik
Sumi   : pada awalnya saya hampir menerimanya. Tapi rupanya pak agus menawari saya menjadi istrinya dengan cara harus menceraikan bapak.



2.4.  Latar
2.4.1.  Tempat
            Di kramagung dijelaskan bahwa tempat kejadiannya di Halaman Rumah A (rumah Riyadi), Rumah B (Rumah Agus) dan kandang burung Laras.
2.4.2. Waktu
            Waktu yang terlihat pada naskah ini adalah Pagi hari sebelum orang- orang melakukan aktifitasnya sampai pada jam- jam kerja.

,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar